Upaya Terakhir BuzzFeed: Dapatkah AI Menyelamatkan Raksasa Media yang Viral?

6

BuzzFeed, yang pernah menjadi kesayangan media digital, sedang menghadapi momen kritis. Perusahaan yang mendefinisikan konten viral untuk kaum milenial – seperti “The Dress” atau Michael B. Jordan yang bermain dengan anak anjing – kini berusaha keras untuk menghindari kebangkrutan. Pendirinya, Jonah Peretti, mengakui bahwa BuzzFeed sedang mengalami kesulitan keuangan, akibat berkurangnya pendapatan iklan bagi raksasa teknologi dan kegagalan strategi ekspansi.

Masalah intinya? Model periklanan yang mendorong pertumbuhan BuzzFeed telah rusak. Facebook dan Google kini mendominasi belanja iklan digital, membuat penerbit seperti BuzzFeed kesulitan bersaing. Penawaran umum pada tahun 2021 terbukti membawa bencana, dengan saham anjlok seiring dengan berbaliknya nasib perusahaan.

Namun Peretti tidak menyerah. Dia bertaruh pada perubahan haluan yang radikal: kecerdasan buatan. Dia kembali ke pendekatan “mode pendiri”, yang pada dasarnya me-reboot BuzzFeed sebagai sebuah startup. Ini adalah strategi berisiko tinggi, yang dia akui secara terbuka kepada investor.

Solusinya terletak pada anak perusahaan BuzzFeed, Kantor Cabang. Terinspirasi oleh Nintendo, unit ini akan mengembangkan aplikasi bertenaga AI, termasuk permainan interaktif dan komunitas sosial khusus. Tiga proyek sedang dalam pengembangan:

  • Conjure: Game misteri berbasis foto yang diluncurkan pada hari Jumat.
  • BF Island: Aplikasi obrolan pribadi untuk berbagi lelucon antar teman.
  • Pesta Kuis: Platform kolaboratif untuk membuat dan berbagi kuis bergaya BuzzFeed.

Visi Peretti adalah memanfaatkan gelombang konsumsi konten berikutnya, memanfaatkan AI untuk menciptakan pengalaman menarik di luar artikel dan video tradisional. Keberhasilan poros ini masih belum pasti, namun ini merupakan pertaruhan terakhir BuzzFeed untuk bertahan hidup.

Masa depan BuzzFeed bergantung pada apakah BuzzFeed dapat mengubah dirinya menjadi pusat hiburan yang digerakkan oleh AI. Jika Kantor Cabang gagal, kerajaan media viral mungkin akan memudar dan tidak dikenal.

Попередня статтяUber dan Rivian Jalin Kemitraan senilai $1,25 Miliar untuk Menyebarkan 50.000 Robotaxis
Наступна статтяDoorDash Membayar Kurir untuk Melatih AI dengan Rekaman Kehidupan Sehari-hari